Kamis, 15 November 2012

Jendela : Anggrek dalam obat tradisional Cina (bag.1)

Dendrobium nobile
Keindahan dan pesona anggrek sebagai tanaman berbunga tak perlu diragukan lagi. Keunikan serta keragaman bentuk bunganya pun tak tersaingi oleh tanaman -tanaman lain. Namun, manfaat lain tanaman anggrek terus di eksplorasi. Salah satu yangs sering disebut-sebut adalah manfaat anggrek dalam dunia kesehatan, terutama sebagai bahan utama maupun tambahan pada pengobatan tradisional.

Tanaman anggrek atau yang lebih dikenal sebagai "Lan" telah dikenal beribu tahun yang lalu sebagai bahan utama maupun tambahan dalam pengobatan tradisional China. Meskipun belum ada penelitian ilmiah yang membuktikan hal ini, artikel berikut yang bersumber dari " Journal of the Royal Society of Medicine" akan mencoba melihat secara rinci penggunaan anggrek dalam pengobatan Cina.

Konsep Dasar Biologi Penggunaan anggrek sebagai obat

Konstituen tertentu anggrek menunjukkan aktivitas biologis. Alkaloid adalah molekul organik heterosiklik nitrogen yang memiliki efek farmakologis pada manusia dan hewan lainnya. Mereka adalah metabolit sekunder tanaman dan berasal dari asam amino. Alkaloid yang tekenal termasuk strychine, morfin, kodein, nikotin, atropin, kokain, kina, methampethamine, reserpin, kafein dan teofilin.

Pada anggrek, 214 species dalam 64 genera mengandung 0,1 % atau lebih alkaloid. Di Cina, 8 % dari species Bendrobium, 18 % species Eria dan 42 % dari species Liparis memiliki tingkat kandungan alkaloid. Jadi, sangat mungkin bahwa anggrek yang tumbuh di Cina memiliki sifat obat atau racun bila dikonsumsi oleh manusia. Namun tidak ada produk herbal Cina yang telah mengalami tes untuk efikasi dan keamanan yang diperlukan untuk memenuhi peraturan dari otoritas dunia kedokteran.

republika.co.id
Obat tradisional di Cina

Obat tradisioonal di Cina tidak hanya menggunakan klsifikasi penyakit yang berbeda (yin dan yang, atau kayu, api, tanah, logam dan air) dengan yang digunakan dalam kedokteran Barat, tetapi juga lebih berkonsentrasi pada pencegahan daripada pengobatan. Kita harus ingat bahwa produk herbal juga dapat berguna sebagai bahan makanan daripada obat,

Needham menggambarkan Materia medica Cina berurusan terutama dengan pencegahan , termasuk produk ikan (25%), semak (23%), herbal (19%), produk unggas (17%), produk mamalia (10%), produk reptil (4%) dan mineral (2%).  Bahan makannan adalah penting dan Needham mengutip sentimen Shou ChinYang Lao hsin shu yang penting dalam merawat orang tua :
" Jika ada kemungkinan untuk mengetahui karakteristik obat dalam makanan dan mengatur mereka dengan baik, mereka bisa dua kali lebih baik sebagai obat. Hal itu karena orang tua umumnya enggan untuk mengkonsumsi obat, namun mereka dapat menikmati makanan, sehingga mengobati keluhan mereka melalui diet lebih efektif."

Perlakuan dengan anggrek

Needham melaporkan bahwa literatur gizi di Cina adlah sangat luas. Namun demikian tampak bahwa anggrek teritama digunakan sebgai pengobatan dan bukan sebagai makanan. 


Penggunaan lima perlakuan yang berasal dari anggrek

KondisiPengobatan

Shi-HuTian-MaBai-JiJin-Xian-LianShan-Ci-Gu
Kurangnya 'Yin' (dingin) atau Kelebihan 'Yang' (api)
Haus+
Demam+
Atrofik gastritis+
Diabetes mellitus+*
Infeksi+++
Katarak dan masalah mata+
Anti-Kanker++
Terkait dengan 'angin'
Pusing+
Ledakan+
Hipertensi+
Pukulan++
Haemostatic agen
Hemoptisis+
Lambung perdarahan+
Trauma+
Memproduksi nekrosis kanker+
(Bersambung)

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

Bagi semua pembaca silakan memberikan komentar atau pertanyaan yang berkaitan dengan blog ini. Terimakasih.